Monday, May 20, 2013

Trouble Under Water



Okay, mari kita lanjutkan cerita.

Boss gw kemampuan menejerialnya parah.
Buat gue dia baik. Secara pribadi dia baik. Tapi bisnis itu beda. Nggak bisa dong kita baik hati. Tapi buat dia, semua customer adalah teman. Kasih harga pun harga yang sangat bersahabaaat sekali. Alias murah! Kalo toko lain menjual 4 kali harga beli (ups, buka rahasia), dia menjual dengan harga.. 30% harga beli (tanda seru dua kali). Dan itupun bisa diskon (tanda seru banyak kali)

Dan kantor kami punya agen langganan untuk mengurus visa. Yea, kami ini tangan kedua. Agennya agen. Pada awalnya, sama agen A ini hubungan kerjasama kami baik2 saja. Passpor diambil dan diantar. Tapi jeleknya, kalo ngasih uang agak lebih mesti dijawab dengan 'tidak ada kembalian'. Okelah, bisa diatur.

Masalah mulai muncul ketika boss sedang jalan-jalan ke Afrika.
Kantor dan anak buah baru jalan 36 hari, si boss udah berani ninggal jalan-jalan selama sebulan?? Oh sungguh teganya teganya teganya teganya.. Baru tau gw kalo ada boss model begini. Syok, pastilah. Secara beckground gw dengan dunia visa dan imigrasi adalah nol besar!! Si agen mulai berulah. Pertama mulai ogah antar-jemput. Adaa aja alasannya. Kedua, mulai ngaret deadlinenya. Ketiga, mulai rewel soal h-berapa passpor tersebut bisa diproses. Visa on arrival kurang dari 7 hari? Oh, tidak bisaa! Visa sosial kurang dari 14 hari?? Oh, tidak bisaaa!! Bahkan ada syarat dan  ketentuan berlaku: 7 hari / 14 hari KERJA. Means sabtu-minggu-dan hari besar tidak termasuk hitungan.

Customer kami yang bule-bule mana tahu dan mana ngeh ada aturan ajaib kayak gitu. Setahu mereka ya, passpor harus diproses 7 hari sebelum expired. Dan waktu itu gw merasa stress, karena harus menjelaskan hal yang buat mereka (dan gw) adalah absurd!

Now, do you get the point of how I work?
Not yet?
..Good..
Karena masih ada cerita selanjutnya.

..Jam lima boo...
waktunya pulang, hihihi.

XoXoXo


No comments:

Post a Comment