Okay, mari
kita lanjutkan cerita.
Boss gw
kemampuan menejerialnya parah.
Buat gue
dia baik. Secara pribadi dia baik. Tapi bisnis itu beda. Nggak bisa dong kita
baik hati. Tapi buat dia, semua customer adalah teman. Kasih harga pun harga
yang sangat bersahabaaat sekali. Alias murah! Kalo toko lain menjual 4 kali
harga beli (ups, buka rahasia), dia menjual dengan harga.. 30% harga beli
(tanda seru dua kali). Dan itupun bisa diskon (tanda seru banyak kali)
Dan kantor
kami punya agen langganan untuk mengurus visa. Yea, kami ini tangan kedua.
Agennya agen. Pada awalnya, sama agen A ini hubungan kerjasama kami baik2 saja.
Passpor diambil dan diantar. Tapi jeleknya, kalo ngasih uang agak lebih mesti
dijawab dengan 'tidak ada kembalian'. Okelah, bisa diatur.
Masalah
mulai muncul ketika boss sedang jalan-jalan ke Afrika.
Kantor dan
anak buah baru jalan 36 hari, si boss udah berani ninggal jalan-jalan selama
sebulan?? Oh sungguh teganya teganya teganya teganya.. Baru tau gw kalo ada
boss model begini. Syok, pastilah. Secara beckground gw dengan dunia visa dan
imigrasi adalah nol besar!! Si agen mulai berulah. Pertama mulai ogah
antar-jemput. Adaa aja alasannya. Kedua, mulai ngaret deadlinenya. Ketiga,
mulai rewel soal h-berapa passpor tersebut bisa diproses. Visa on arrival
kurang dari 7 hari? Oh, tidak bisaa! Visa sosial kurang dari 14 hari?? Oh,
tidak bisaaa!! Bahkan ada syarat dan
ketentuan berlaku: 7 hari / 14 hari KERJA. Means sabtu-minggu-dan hari
besar tidak termasuk hitungan.
Customer
kami yang bule-bule mana tahu dan mana ngeh ada aturan ajaib kayak gitu. Setahu
mereka ya, passpor harus diproses 7 hari sebelum expired. Dan waktu itu gw
merasa stress, karena harus menjelaskan hal yang buat mereka (dan gw) adalah
absurd!
Now, do you
get the point of how I work?
Not yet?
..Good..
Karena
masih ada cerita selanjutnya.
..Jam lima
boo...
waktunya
pulang, hihihi.
XoXoXo
No comments:
Post a Comment